Kamis, 24 Desember 2015

Sebelum Laga Perdana, Hiddink Beri Ultimatum Pada Pemainnya



Sebelum Laga Perdana, Hiddink Beri Ultimatum Pada Pemainnya - Sebagai pelatih baru di Chelsea, Guus Hiddink memberi peringatan pada beberapa anak buahnya. Pemain yang dimaksud yang tidak sungguh-sungguh bermain dengan The Blues dihimbau untuk segera angkat koper dari Stamford Bridge. 

Chelsea sekarang ini masih tetap belum mampu berbuat banyak dengan hanya menduduki papan bawah Liga Inggris. Mereka saat ini menduduki peringkat 15 papan sementara dengan hanya mengantongi 18 poin sejauh ini.

Atas tampilan kurang baik Chelsea ini, manajer yang telah dipecat, Jose Mourinho, pernah menuding bahwa ada penggawa Chelsea yang mengkhianati apa yang pernah dia terapkan di lapangan.

Waktu Chelsea melawan Sunderland di akhir minggu kemarin, Diego Costa, Cesc Fabregas, serta Eden Hazard memperoleh cibiran dari beberapa pendukung Si Biru lantaran dinilai jadi pemicu kurang impresifnya tampilan Chelsea di musim itu.

Hiddink juga katakan bahwa dirinya sendiri telah mengadakan pertemuan dengan beberapa penggawa Chelsea. Dia juga telah memberi peringatan untuk semua tim Chelsea.

 " Tempo hari saya telah bicara dengan semua tim. Saya katakan pada mereka, beberapa hal terwujud di sepakbola serta saya meminta mereka berkaca, tidak cuma sepanjang dua detik namun lebih lama, dan menyaksikan sejauh apa mereka telah memberi peran, " kata Hiddink di Standard.

 " Saya bicara pada mereka menjadi seorang profesional untuk memandang ke cermin serta jadi ultra-critical. Mereka mesti memiliki kemauan untuk bermain. Bila Anda tidak memiliki ini, ketuklah pintu saya serta kita bakal bicara... singkat kata, " paparnya.

Selasa, 22 Desember 2015

Jose Mourinho Dinilai Tak Pantas Melatih Manchester United



Jose Mourinho Dinilai Tak Pantas Melatih Manchester United - Setelah resmi harus berpisah jalan dengan Chelsea, Jose Mourinho kerapkali disangkut pautkan dengan rival The Blues yaitu Manchester United. Namun, Mourinho sendiri dinilai tidak bakal pas untuk melatih The Red Devils.

Kelanjutan karir dari Mourinho di Chelsea telah usai ditengah minggu kemarin. Hal semacam itu menyusul kekalahan Chelsea dari Leicester City, yang semakin bikin posisi tim London barat ini makin terjepit di papan bawah sementara.

Chelsea serta Mourinho pada akhirnya setuju untuk melanjutkan jalan masing-masih, dimana pihak tim harus bayar ongkos kompensasi yang nilainya kurang lebih sebesar 40 juta poundsterling.

Walau bermain kurang baik di Chelsea, Mourinho masih tetap memikat untuk klub-klub Eropa yang lain. Akhir-akhir ini, dia seringkali dihubungkan dengan 'The Red Devils'.

Keadaan didalam tim MU sendiri sekarang ini diberitakan tengah punya masalah juga setelah  puasa kemenangan berkepanjangan yang mereka alami, tercatat sudah enam laga paling akhir di seluruh pentas skuad Van Gaal tanpa kemenangan.

Masa mendatang Louis van Gaal sekarang ini tengah menjadi spekluasi. Dia dimaksud tengah dalam ancaman pemecatan.

Eks pemain Liverpool yang saat ini telah jadi pundit, Jamie Carragher, memberi penilaian masalah isu peluang Mourinho yang bakal melanjutkan karir ke MU.

 " Apakah Jose pas untuk Manchester United? Saya bakal dengan jelas menyatakan tidak. Dan argumen itu, apakah saya memikirkan seperti apa Manchester United sepanjang 50 atau 60 musim serta seperti apa mereka... memenangi banyak trofi, Jose memanglah jelas miliki kebiasaan dengan hal tersebut, namun menciptakan bintang muda? Tidak, itu bukan kemampuan Mourinho " kata Carragher di Daily Mail.

Senin, 21 Desember 2015

Schweinsteiger : Saya Bukan Usai Bolt



Schweinsteiger : Saya Bukan Usai Bolt - Bastian Schweinsteiger yang belum juga menemukan bentuk permainan terbaiknya sepanjang membela Manchester United, menepis kritik perihal penampilannya tersebut. Gelandang timnas Jerman itu menyatakan, dirinya tak dapat dibanding dengan pelari top, Usain Bolt.

Schweinsteiger, 31 tahun, dikira kesusahan bermain di sepakbola Inggris yang banyak memercayakan fisik. Pemain yang dihadirkan dari Bayern Munich itu baru turun penuh sebanyak enam laga dalam 17 pertandingan MU di musim ini.

Banyak yang memberi penilaian Schweinsteiger terlampau lamban. Sedangkan itu salah satu ex gelandang MU Paul Scholes memberi penilaian Schweinsteiger 'terlalu pasif'.

 " Jujur, saya tak berkesan dengan kritik yang telah dilontarkan untukku dari media. Saya saat ini bermain di level yang dapat dibanding waktu Jerman memenangi Piala Dunia 2014, " ungkap Schweinsteiger pada Welt am Sonntag.

 " Sepakbola orang tua -- merupakan arti yang pernah dipakai saat itu. Sesudah final Piala Dunia suara-suara itu pada akhirnya bungkam, " lanjut dia.

 " Saya akan tidak pernah dapat berkompetisi dengan Usain Bolt. Namun cepat atau lamban diatas lapangan tak seutuhnya terkait dengan lakukan sprint. Hal tersebut bisa juga mengenai berfikir cepat, serta itulah suatu hal yang kulakukan. Secara fisik, saya juga tak lamban.

 " Bagiku, perlu untuk menyampaikan secara langsung. Tiap-tiap pengucapan bakal di buat semakin besar ketimbang sebenarnya di media. Ini merupakan musim yang bagus untukku, walau tak sempurna. Penampilanku di Manchester betul-betul oke, " cetus Schweinsteiger.

Pembuktian Silva Dan Oezil Di Emirates Stadium



Pembuktian Silva Dan Oezil Di Emirates Stadium - Dua motor serangan paling baik saat ini di Premier League bakal bertemu waktu Arsenal serta Manchester City bakal saling berhadapan malam ini. Mesut Oezil dan David Silva, menjadi sorotan utama dibalik laga tersebut, siapa yang lebih unggul?

Memasuki musim ketiga mengenakan seragam Arsenal, Oezil pada akhirnya membuktikan siapa dirinya yang sesungguhnya. Gelandang asal Jerman itu bermain fenomenal menjadi pemasok umpan-umpan yang lalu dituntaskan jadi gol oleh lini depan The Gunners.

Pada Premier League saja Oezil telah bikin 13 assist dari 15 laga. Di lima pertandingan liga paling atas Eropa tak ada yang mempunyai statistik sebaik itu. Dalam 10 pertandingan paling akhir Liga Inggris dia hanya sekali tidak berhasil buat assist yaitu waktu berimbang 1-1 dengan Norwich, yang dia ganti dengan torehan mencetak gol saat itu.

Bagaimanakah dengan Silva? Musim 2015/2016 jalan kurang ramah buat gelandang berpaspor Spanyol itu lantaran cedera yang berkali-kali datang menghampirinya. Silva sejauh ini baru turun sebanyak delapan kali dengan assist sejumlah enam yang telah ditorehkan.

Namun bukanlah artinya statistik Silva lebih kurang baik dari Ozeil. Ex pemain Valencia itu mempunyai jumlah menit lebih sedikit per assist, yaitu 93 menit tiap-tiap satu assist. Sedangkan Oezil rata-rata bikin satu assist tiap-tiap 99 menit.

Untuk masalah keypases, Oezil kian lebih baik lantaran dia rata-rata mengreasikan 4,3 kesempatan per laga. Di segi lain Silva bikin 2,3 kesempatan per pertandingan.

 " Kami keduanya sama gelandang, berkaki kiri serta bagus dalam memberi assist. Kami mempunyai banyak kesamaan, dan semua itu adalah fakta, " sahut Silva memberi komentar duelnya dengan Oezil, Selasa (21/12/2015) malam kelak.

 " Oezil pemain yang bagus serta dia lakukan pekerjaannya dengan baik musim ini. Perlu saat untuk dapat ada di posisi itu, serta dia ada disana, " lanjut Silva di Independent.

Minggu, 20 Desember 2015

Masukan Mourinho Sempat Ditoalk Abramovich



Masukan Mourinho Sempat Ditoalk Abramovich - ​Ex pelatih Chelsea, Jose Mourinho, diberitakan pernah meminta permohonan pada pemilik tim, Roman Abramovich saat sebelum ia akhirnya resmi didepak pada Kamis (17/12). Buruknya penampilan Chelsea di posisi 16 papan sementara Liga Inggris musim 2015/16 bikin Mourinho terasa bahwa anak buahnya perlu pertolongan dari phak pejabat tim.

Seperti ditulis ​Telegraph, pria berpaspor Protugal itu diberitakan memohon pada Roman Abramovich untuk bertandang ke markas latihan Chelsea di Cobham serta bicara pada beberapa pemain secara lansung untuk menaikkan motivasi mereka.

Tetapi, keinginan Mourinho itu tidak pernah mendapat restu Roman Abramovich di masa dia masih melatihnya. Pemilik asal Rusia jadi mendatangi tim sesudah pemecatan Mourinho di session latihan untuk persiapan pertandingan kontra Sunderland pada Jumat (18/12) untuk menginformasikan kehadiran Guus Hiddink menjadi manajer pengganti serta menjanjikan bahwa tim bakal rasakan pengembangan sesudah pemecatan Jose Mourinho.

Pemecatan Jose Mourinho menyebabkan kemarahan di beberapa besar kelompok pendukung. Bahkan juga beberapa pendukung di Stamford Bridge membuktikan ketidakbahagiaan mereka walau timnya menang 3-1 kontra Sunderland dengan selalu menyeruakan nama Jose Mourinho sepanjang laga.

Beberapa  pendukung bahkan juga dengan terbuka memperlihatkan kebencian mereka pada sebagian pemain seperti Diego Costa serta Cesc Fabregas yang dikira jadi biang keladi pemecatan Mourinho lantaran performa kurang baik mereka serta isu bahwa mereka yaitu pengkhianat di kelompok pemain.

Anggota dewan tim serta pemilik juga tidak terlepas dari tujuan kekecewaan pendukung The Blues gara-gara kepergian Mourinho yang dinilai juga jadi pemicu jebloknya performa tim dengan kegagalan sepanjang bursa transfer.